MAKALAH
ANATOMI DAN HISTOLOGI TERNAK
OESTEOLOGI
Dibimbing oleh : Nurul Isnaini, Dr. Ir., Ms
Oleh :
NAMA : HAPPY APRILLIA MAHARDIKA
NIM : 105050107111016

FAKULTAS PETERNAKAN
UNEVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2011
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga makalah tentang oesteologi ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas tersluktur 1.
Penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Nurul Isnaini, Dr. Ir., Ms selaku pembimbing mata kuliah Histologi anatomi
2. Semua pihak yang telah membantu dalam pelakanaan dan pembuatan laporan.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangannya, sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalal ini bermanfaat bagi kita semua, baik di masa sekarang maupun yang akan dating. Amin.
Malang, Maret. 2011
Penulis
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seperti yang kita ketahui rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamentum, tendon, otot, dan organ lainnya.
Oesteologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tulang, mempelajari struktur, bentuk dan pertumbuhan tulang, Susunan tulang yang membentuk rangka keras dari seekor hewan dinamakan skeleton. Tulang adalah materi yang keras dan kaku yang membentuk rangka dalam pada hewan maupun manusia. Tubuh hewan dan manusia terdiri dari bermacam-macam tulang. Tubuh dapat memiliki bentuk karena memiliki sitem gerak. Sitem gerak tersebut terdiri atas tulang, sendi dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak. Sitem gerak inilah yang memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak dan melakukan aktivitas lainnya.
Tulang, otot dan sendi ketiganya bersatu membentuk suatu kesatuan dan memiliki fungsi yang berbeda. Tulang merupakan alat gerak pasif. Tulang tidak dapat digerakan jika tidak terdapat otot. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif. Otot inilah yang menggerakkan rangka.
Patah tulang atau frukture merupakan hal yang membahayakan bagi hewan maupun manusia, selain pengobatan yang sulit, waktu yang perlukan untuk menyambung tulang memerlukan waktu yang lama. Oleh karena itu makanan yang mengandung kalsium sangat diperlukan bagi manusia maupun hewan. Pada usia muda patah tulang yang mudah disambung kembali, sedangkan pada usia tua, penyembuhan pada pada tulang memerlukan waktu yang lama.oleh kerena itu kita harus menjaga diri agar terhindar dari patah tulang.
B. Rumusan masalah
Beberapa rumusan masalah pada makalah ini antara lain mengenai
a. Apakah fungsi tulang pada hewan?
b. Macam-macam penggolongan bentuk tulang?
c. Gambar kerangka tulang pada sapi
C. Tujuan dan manfaat
Makalah ini dibuat bertujuan untuk mengetahui dan memahami struktur anatomi dan histologi fungsi tulang, macam-macam penggolongan bentuk tulang dan gambar kerangka tulang pada sapi.
II. TINJAUAN PUTAKA
A. Fungsi tulang
Tulang merupakan materi yang keras dan kaku yang membentuk rangka dalam pada hewan maupun manusia. Susunan tulang yang membentuk rangka keras dari seekor hewan dinamakan skeleton.
Fungsi dari skeleton dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Sebagai alat penunjang tubuh
2. Sebagai alat gerak yang pasif
3. Untuk melindungi organ tubuh yang lunak dan mudah rusak
4. Untuk member bentuk kepada tubuh hewan
5. Sebagai tempat pembuatan unsure- unsure darah. (alexa.blogspot, 2009)
Sedangkan menurut Drh. Komarudin (2007), tulang mempunyai fungsi antara lain sebagai berikut:
1. Tempat menempelnya daging atau otot
2. Membentuk tubuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar